July 5, 2008
Informasi didapat dari milis Bali-aids. Buat teman-teman remaja yang mau ikut silahkan ya…
LET’S CARE & SHARE
KISAH (Kontes Inspirasi dan Harapan) adalah lomba menulis tahunan yang diselenggarakan oleh ESENSI, divisi dari Erlangga Group. Lomba tahun 2008 ini mengangkat kisah sejati dengan tema:
• Perjuangan Hidup Seorang PSK
• Aku Seorang Homoseks
• Aku Melawan Jeratan Narkoba
• Aku dan Mengapa Aku Selingkuh
Melalui KISAH, ESENSI ingin menggugah hati semua orang untuk berbagi kisah yang memberi inspirasi dan semangat hidup bagi pembacanya.
Syarat dan Ketentuan
1. Peserta adalah warga negara Indonesia, berusia minimal 18 tahun.
2. Tulisan bisa kisah hidup pribadi, keluarga, atau orang lain yang memiliki nilai inspiratif
3. Dalam format narasi, baik dlm sudut pandang orang pertama(aku) atau orang ketiga.
4. Yang diceritakan adalah kisah nyata, bukan rekaan/terjemahan/saduran, atau jiplakan.
5. Karya yang dikirimkan harus orisinal, belum pernah dipublikasikan.
6. Naskah sepanjang 10-30 halaman A4, jenis huruf Times New Roman 11, dan spasi 1,5.
7. Naskah dikirimkan dalam bentuk print out dan file (dalam CD).
Sertakan biodata singkat penulis dan narasumber jika menceritakan tentang orang lain), alamat lengkap, nomor telepon,dan foto kopi KTP. Tuliskan KISAH di sebelah kiri atas amplop. Kirimkan naskah ke:
Panitia KISAH
Divisi ESENSI, Penerbit Erlangga
Jl. Haji Baping Raya No. 100
Ciracas, Pasar Rebo, Jakarta Timur, 13740
Atau via e-mail ke:
kisah@erlangga. net
Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 naskah.
8. Naskah yang masuk sepenuhnya menjadi milik panitia.
9. Naskah paling lambat diterima pada tanggal 31 Agustus 2008.
10. Keputusan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat.
Juri
Dewi Lestari (Penulis dan pemerhati masalah sosial)
Eunike Sri Tyas Suci, Ph.D. (Wakil dari Esensi)
Hadiah
1. Pemenang 1: Rp5.000.000, - + sertifikat dan paket menarik dari sponsor
2. Pemenang 2: Rp3.000.000, - + sertifikat dan paket menarik dari sponsor
3. Pemenang 3: Rp2.000.000, - + sertifikat dan paket menarik dari sponsor
10 karya terbaik akan diterbitkan dalam bentuk buku oleh ESENSI (Erlangga Group)
1 Comment |
event | Tagged: remaja, lomba, penulisan |
Permalink
Posted by remajabali
June 27, 2008

by NANIE
Dunia tak diciptakan untukku
Namun aku diciptakan untuk mengisi dunia
Dunia tak pernah tinggalkanku dalam duka
Tapi hanya memperkenalkanku dengan luka
Inginku tinggalkan dunia untuk suka
Harapku dapat bahagia setelahnya
Namun takutku akan dosa
Mengikatku pada dunia
Bukan berarti ku bersih dari dosa
Dunia juga yang membawa padanya
Bagaimana ku bisa lepaskan diri darinya
Bila duniaku adalah dosa
3 Comments |
puisi | Tagged: kisara, puisi |
Permalink
Posted by remajabali
June 19, 2008

Maaf, dikoreksi ya, acaranya dimajukan sehingga menjadi Hari Sabtu, 28 Juni 2008. Jam pelaksanaannya menjadi sore pukul 16.00 WITA. Narasumbernya nanti adalah dari BNP Provinsi Bali, Bapak Edison, juga ada psikiater dr. Hanati, SpKJ dari PRM Methadone RS Sanglah Denpasar dan budayawan Warih Wisatsana. Dan ada hiburan live band dan duo Cedil-Dadong yang akan menghibur kita.
1 Comment |
event, kegiatan kisara | Tagged: kisara, talkshow, edutainment, hani 2008 |
Permalink
Posted by remajabali
June 19, 2008

by WANGI
Chacha tertunduk, memandang amplop coklat yang ia genggam, air matanya masih menetes, dan membasahi sebagian amplop itu Beberapa kali Chacha memukul kepalanya ke dinding, rasa sakit itu menjalar sampai ujung kakinya, hampir seluruh tubuhnya sakit, dan hatinya juga ikut sakit. Chacha membaringkan tubuhnya di kasur dan mulai memejamkan matanya. Sesekali dia mengelap pipinya—menghapus air matanya dengan telapak tangannya.
Di kamar itu hanya ada tempat tidur kecil dan lemari pakaian yang sudah sangat tua. Dan ada banyak sekali kartu nama yang berserakan dilantai dekat kasur. Hampir semuanya milik laki-laki, mulai dari pengusaha mebel, pengusaha mobil, pejabat negara, manager, marketing dan masih banyak lagi yang tertumpuk rapi dengan posisi terbalik. Hampir sebagian yang bisa terlihat adalah katu nama milik pengusaha kaya. Kamar itu kecil berukuran 4×4 meter yang ia sewa dengan uang hasil pekerjaan kotornya.
Dia tak seberuntung gadis-gadis lainnya yang bisa menikmati masa remajanya dengan tawa, atau dengan hal-hal yang menyenangkan. Yang dia pikirkan hanya, bagaimana dia bisa terus menyambung hidupnya—memperoleh sesuap nasi dan tempat tinggal. Dia tau apa yang dia lakukan barusan, menambah dosa baru pada catatan dosanya, tapi persetan dengan dosa-dosa yang dia buat, ini kehidupan yang dia tempuh, jalan yang Tuhan takdirkan dalam kehidupannya.
Chacha membuka matanya, memandang langit-langit kamarnya—tampak kotor dan berdebu—sudah hampir sebulan lebih dia tak memperhatikan kamar kostnya, bahkan baru malam ini dia bisa merasakan kembali kasurnya yang empuk. Pandangannya beralih ke amplop coklat yang sejak tadi ia genggam, Read the rest of this entry »
4 Comments |
cerpen | Tagged: cewek, pekerja seks |
Permalink
Posted by remajabali
June 13, 2008

by NANANG HARTOYO
AKU,
Aku mungkin surga yang hilang
AKU,
Aku mungkin neraka yang datang
AKU,
Aku dahaga yang terhapuskan
AKU,
Aku derita yang terlupakan
AKU,
Aku temarang malam yang telah hilang
AKU,
Aku telaga letih yang mengalirkan duka
AKU,
Aku mahluk tanpa tujuan, manusia tanpa arah
Bantu aku mencari wujud,
Agar aku dapat menempati suatu bentuk.
BENTUK dan WUJUD, yang slalu dapat memikatmu sepanjang waktu.
1 Comment |
puisi | Tagged: kisara, puisi |
Permalink
Posted by remajabali
June 13, 2008

Oleh: Agung Eka Nugraha
Kalo kita denger kata lulus yang biasanya terbayang pertama kali di kepala adalah menanggalkan atribut putih abu-abu yang telah tiga tahun kita kenakan. Selain itu biasanya ada juga acara corat – coret baju. Tapi sekarang hal seperti itu kayakna sudah makin jarang terjadi soalnya sekolah sudah mengakalinya dengan cara mengenakan pakaian adat saat pengumuman kelulusan. Selain acara coret–coret baju biasanya acara kelulusan ditandai acara makan–makan bareng teman, jalan-jalan, dan minum–minum. Mungkin semuanya sah–sah saja karena mungkin hanya saat itu mereka bisa berkumpul dengan teman–teman seangkatannya. Dan mereka biasanya menginginkan acara perpisahan yang mengesankan dan tidak akan terlupakan.
Tapi beberapa tahun terakhir, oleh remaja yang telah mempunyai pasangan alias pacar, masa masa kelulusan malah dijadikan masa–masa pelepasan keperawanan oleh kaum wanita (walaupun tidak semuanya seperti ini). Biasanya hal itu dikarenakan si wanita tidak dapat menahan rayuan gombal sang pacar dan momentnya dianggap pas pada saat itu.
Biasanya sesudah pengumuman kelulusan remaja–remaja yang sudah berpasangan akan melakukan kencan terakhir untuk menandai berakhirnya masa masa sekolah mereka. Saat itulah moment cinta buta dianggap pas oleh remaja saat ini. Hal ini juga tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan hidup remaja yang sudah tidak terkontrol lagi. Banyak hal yang juga mempengaruhi wanita mau memberikan mahkota paling berharganya itu. Hal itu dikarenakan sang wanita takut, jika sudah lulus nanti sang pacar akan menjauh darinya karena keinginan sang lelaki tidak dipenuhi.
Ini salah satu buktinya. Beberapa tahun lalu, di sebuah bungalow di kawasan sanur sepasang remaja ditangkap polisi karena ketahuan melakukan pesta seks. Mereka ditangkap kerena masih memakai atribut pakaian sekolah. Tak tanggung–tanggung sekolah mereka merupakan salah satu SMU negeri favorit di kota denpasar.
Terlepas dari salah satu contoh kejadian nyata diatas, bisa dijadikan cerminan bagaimana tingkah polah remaja saat ini. Ada apa gerangan remaja sekarang??
1 Comment |
artikel | Tagged: remaja, lulus, gaya pacaran, keperawanan, SMA |
Permalink
Posted by remajabali
May 22, 2008

oleh MASHADI
“Manusia menciptakan sejarah, tetapi sejarah yang diciptakannya itu memaksa manusia untuk berlari mengikuti sejarah yang diciptakannya tanpa mampu merubahnya” sebuah kutipan yang saya ambil dari ucapan Marx tentang sejarah manusia akan membuka tulisan singkat mengenai sebuah generasi yang tersingkirkan, generasi yang terpuruk dalam sebuah imagi kebangkitan.
Baru baru ini kita sebagai suatu bangsa memperingati sebuah moment agung penentu arah sejarah bangsa, kebangkitan nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei sebagai prasasti kebangkitan sebuah bangsa, Bangsa Indonesia. Dalam momen peringatan sebuah sejarah ini kita menyaksikan bersama bagaimana upaya pemerintah untuk mendongkrak sebuah semangat, asa, harapan dan cita cita bangsa yang kian terseret arus keterpurukan. Sebuah acara dengan penuh gebyar dan kemeriahan, senyum dan kebahagiaan (semu?),
didukung oleh ribuan partisipan dari seluruh pelosok negeri yang diharapkan mewakili seluruh elemen masyarakat dalam upaya mengimagikan sebuah semangat untuk bangkit. Tarian, lagu, puisi dan doa sebagai pralambang harapan, defile kekuatan yang terwakili dari olah gerak beladiri tradisional yang dilakukan oleh pengusung acara sebagai pralambang sebuah upaya dan ditambah dengan kata kata dan janji serta ajakan penyemangat lengkaplah sudah semua pralambang yang dibutuhkan dalam upaya mewujudkan kebangkitan.
Sebuah penggiringan pada kebenaran bersama, tetapi apalah arti dari itu semua? Jika diperbolehkan meminjam istilah Kierkegard, ritual dan seremonia kebangkitan yang diadakan malam 20 Mei 2008 adalah sebuah kondisi akan bangkit dan apa artinya akan bangkit jika kita tidak benar benar bangkit dengan bergerak secara nyata keseluruhan individu dan eksponen bangsa untuk benar benar bangkit, karena keputusan untuk bangkit sendiri berasal dari individu dan mengajak bangkit tidak dapat kita artikan sebagai bangkit itu sendiri. Read the rest of this entry »
No Comments » |
artikel | Tagged: generasi muda |
Permalink
Posted by remajabali
May 16, 2008

by HARUMI
“Nan, kenapa sih belakangan ini kamu keliatannya sibuk banget. Kita deket, tapi aku ngerasa kamu jauh banget. Sudah berapa kali kita ngga jadi pergi. Dan kamu selalu ngga ada waktu, bahkan untuk menelponku semenitpun.” cerocosku ketika akhirnya aku bisa bertemu dengan Danan setelah seminggu ini tidak bisa bertemu.
”Maaf ya sayang, aku bener-bener sibuk banget. Banyak yang mesti kukerjain” Danan berusaha membela diri. Dan buru-buru aku sanggah lagi, ”Sibuk apa Nan? Kenapa ngga pernah cerita ke aku. Kamu anggep aku batu ya. Setidaknya kabari aku apa yang kamu kerjain seharian, supaya aku bisa ngerti Nan. Kita baru jalan 6 bulan dan belum saling ngerti satu sama lain. Dan gimana aku bisa ngerti kalo kamu ngga cerita.Selalu masalah ini yang muncul. Aku capek kalo terus-terusan kayak gini, Nan. Kalo kayak gini aku ngerasa ngga ada artinya, Nan. Aku sedih banget dengan sikap kamu, Nan.” Read the rest of this entry »
1 Comment |
cerpen | Tagged: friend, sahabat, teman |
Permalink
Posted by remajabali
May 14, 2008

by DWIYATHI
Remaja mengalami perubahan fisik dan psikis pada masa-masa yang dilaluinya, dimana remaja ingin mencoba karena terdorong rasa ingin tahu mereka yang tinggi, celakanya remaja ketika ingin mencoba hal baru tanpa dibekali suatu informasi yang oke, atau mereka hanya mengerti setengah-setengah mereka akan terjebak oleh apa yang mereka putuskan sendiri. Dimana pada saat ini remaja belum bisa mengambil keputusan, karena semua keputusan yang mereka ambil merupakan cerminan pencarian identitas diri mereka, yang masih mengagungkan egoisme remaja, merasa diri yang paling benar, dan beranggapan yang lain salah, sehingga hanya satu dua remaja saja yang mau menjalankan masukan dari orangtua. Read the rest of this entry »
No Comments » |
HIV/AIDS, artikel | Tagged: HIV AIDS, pacaran sehat |
Permalink
Posted by remajabali