KISARA Bantu Bentuk Remaja Bertanggung Jawab

by OLLAN

Pemberontak yang selalu ingin tahu!

Remaja cenderung memberontak dan suka menentang nilai dan norma di lingkungannya yang dinilai tidak sreg dengan darah muda yang menggebu-gebu. Di masa puber ini, remaja juga cenderung berpikir kritis. Larangan tanpa alasan yang logis adalah tembok penghalang yang irrasional yang harus digempur habis-habisan. Maka seringkali kita mendengar para orang tua atau guru mengeluhkan sikap remaja yang suka membangkang dan melawan orang tua, karena menurut persepsi mereka argumentasi orang tua ketika melarang tidaklah cukup kuat untuk mengunci rapat pikiran kritis remaja. Sayangnya, rasa ingin tahu dan pikiran kritis ini tidak dipuaskan dengan iinformasi yang benar oleh pihak-pihak terdekatnya. Sehingga, seringkali remaja membongkar arsip-arsip informasi yang belum jelas kebenarannya dan menelusuri akses informasi yang melewati kategori remaja, seperti misalnya situs-situs porno yang lebih banyak mengumbar aksi-aksi yang melahirkan mitos-mitos baru yang berdampak buruk bagi remaja.

Suka coba-coba untuk mengejar kebebasan!

Remaja identik denga masa pencarian jati diri, remaja selalu ingin mengeksplorasi diri seluas-luasnya dan sebebas-bebasnya! Remaja ingin bebas berekspresi dan bereksperimen dalam mengeksplorasi diri. Hampir semua jalan dicoba hanya untuk menjawab sebuah pertanyaan besar yang sangatlah mendasar dalam hidupnya, “siapa aku?”. Tidak jarang sifat suka coba-coba ini mengantarkan remaja ke arah negatif yang merugikan masa depannya, misalnya saja penyalahgunaan narkoba (drugs abuse), hubungan seks di usia remaja yang kemudian melahirkan segudang masalah baru bagi remaja seperti kehamilan tidak diinginkan (KTD), drop out dari sekolah karena hamil, pernikahan dini yang rentan konflik dan perceraian karena menikah tanpa kesiapan diri, aborsi, dan masih banyak lagi masalah yang menggauli remaja yang membuat remaja identik dengan “makhluk bermasalah”. Fenomena ini terjadi ketika remaja coba-coba mengejar kebebasan sampai kebablasan! Tanpa disertai pemahaman edukasi akan informasi yang benar dari pihak yang bertanggung jawab. Hingga saat ini belum ada akses informasi yang benar dan bertanggung jawab untuk remaja.

Kisara ada untuk Remaja!

Kisara (Kita Sayang Remaja) lahir pada 14 Mei 1994, sebagai bentuk keprihatinan terhadap remaja yang seringkali terjabak kasus terkait dengan kesehatan reproduksi seperti KTD, aborsi dan drugs abuse.Kisara lahir dibidani oleh tokoh seksolog kondang Prof. Wimpie Pangkahila dan dr. Mangku Karmaya, salah satu tokoh perintis PKBI (Perkumpulan Keluargra Berencana Indonesia) Daerah Bali, yang merupakan induk organisasi Kisara.Kisara merupakan organisasi yang peduli tehadap permasalahan remaja. Selama hampir 14 tahun lamanya Kisara mengemban visi-misi membentuk Remaja Bertanggung Jawab melalui pendekatan dari, oleh dan untuk remaja.Selain itu Kisara bersinergi dengan pihak lain dalam rangka upaya advokasi pendidikan kesehatan reproduksi remaja.Organisasi yang beralamatkan di Jalan Gatot Subroto IV No. 6 ini, sejak pertama kali didirikan merupakan Pusat Informasi Dan Konseling Remaja. Dalam upaya mencapai visi, Kisara mempunyai perpanjangan tangan dan kaki yang digerakkan oleh remaja berdaya, berupa program-program yang youth friendly 

Apa aja sich program andalan Kisara?

Konseling, menyediakan layanan konseling telepon, tatap muka, surat, e-mail, dan media. Remaja biasanya menelpon ke 0361-430200 untuk curhat segala macam permasalahan yang dihadapinya. Seringkali remaja menelepon untuk konseling setelah seksual aktif dan mencoba narkoba. Konselor yang melayani konseling adalah relawan remaja Kisara yang berusia 18-24 tahun, yang sudah dididik dan dilatih menjadi peer educator (pendidik sebaya).

Komunikasi dan Informasi, menyediakan dan melayani pemberian informasi terkait kesehatan reproduksi, HIV/AIDS, dan narkoba dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja. Benar sekali, remaja cenderung lebih percaya pada rekan sebayanya daripada orang tua, untuk itu pemberian informasi yang diberikan juga dikemas dengan gaya remaja dan sangat youth friendly, yaitu melalui siaran talk show remaja di 3 radio lokal di Bali, yang dipandu oleh relawan remaja Kisara. Kisara juga menerima tawaran untuk talk show di TV, ceramah, penyuluhan, pelatihan, dan seminar.

Perekrutan dan Rumah Tangga, divisi yang bertanggung jawab mengadakan perekrutan relawan dan mengelola rumah tangga Kisara

Mobilisasi Relawan dan Kampanye, bertanggung jawab dalam mengadakan kampanye dan mengerahkan massa dalam upaya kampanye Kisara.

Youth Camp (Kemah Remaja), bertanggung jawab dalam mengelola aktifitas work camp (kemah kerja) remaja atas dasar kerjasama dengan IIWC (Indonesia International Work Camp). Work Camp ini biasa diikuti oleh remaja dari berbagai belahan dunia dalam rangka cultural exchange dan juga upaya networking di kancah internasional.

Sekilas tentang Dunia Remajaku Seru!

Selain kelima divisi inti tersebut, Kisara juga diperkuat oleh program DAKU! (Dunia Remajaku Seru!). Sebuah program kesehatan reproduksi yang berbasiskan hak-hak reproduksi remaja, dengan menggunakan teknologi informasi. Hingga kini sudah ada 9 sekolah yang mengimplementasikan program DAKU! Belajar kesehatan reproduksi jadi lebih asyiik dengan media DAKU!, tinggal di klik saja semua informasi yang dibutuhkan remaja akan segera dapat diakses. Saat ini Kisara bersama team advokasi sedang memperjuangkan supaya program DAKU! mendapat SK dari walikota Denpasar. Sehingga bisa menjadi media pembelajaran kespro di sekolah-sekolah. 

Integrated Youth Center

Sejak tahun 2007 Kisara telah gencar melakukan upaya penginventarisan kebutuhan remaja Bali. Upaya ini dibungkus dalam dua kali consultative meeting yang menghasilkan 135 kebutuhan remaja.Yang pada intinya remaja butuh shelter untuk menjadi “Rumah Remaja” yang menyediakan fasilitas untuk berdikusi, pelayanan kesehatan dan konseling, training dan upaya pemberdayaan remaja.Kemudian pada awal 2008 terbentuklah IYC (Intergrated Youth Center) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Remaja. Ini merupakan hasil kerjasama Kisara dan Ford Foundation. Dimana program Rumah Remaja ini semakin memperkuat posisi Kisara sebagai Youth Center.

Rumah Remaja terbagi atas 3 Divisi Utama yang dipegang oleh para Senior Program Officer:

Education, Training and Empowerment, divisi yang bertanggung jawab dalam pemberian edukasi remaja melalui training bulanan yang diadakan untuki mencetak agen-agen peer educator baik di lingkup sekolah maupun komunitas remaja yang spesifik. Selain itu juga, Kisara akan mengadakan training untuk remaja yang kurang beruntung (yatim piatu, cacat, dsb) serta tidak ketinggalan training untuk para guru dan orang tua remaja yang sering gemas dengan tingkah laku remaja yang tidak bisa dipuaskan dahaga ingin tahunya begitu saja. Divisi ini juga mengadakan 2 o’clock class secara rutin setiap minggunya. Siapa saja dari mana saja bisa ikut gabung di 2 o’clock class ini.

Youth Health Services, divisi ini bertugas mengelola klinik remaja yang youth friendly, yang nanti rencananya akan memberikan pelayanan kesehatan bat remaja seperti: pelayanan kesehatan umum, konseling medis, VCT, dsb. Plus juga kelas diskusi kesehatan seperti: berat badan ideal buat remaja, kespro, seputar permasalahan kesehatan umum, dsb. Ini untuk membina pikiran kritis remaja terkait dengan kesehatan supaya lebih bertanggung jawab atas kesehatan dirinya.

Media, Research and Networking, divisi ini memperkuat upaya advokasi dan kampanye Kisara terutama di media-media dan juga mengadakan riset terkait masalah remaja . Divisi ini juga meningkatkan jejaring Kisara baik dalam lingkup lokal, nasional dan internasional. Selain itu juga mempublikasikan secara rutin release survey result remaja. Melalui divisi ini Kisara berjejaring dan bersinergi dengan pihak lain yang satu visi dengan Kisara untuk mendorong pemerintah menyediakan akses informasi kespro legal bagi remaja.

Benarkah remaja Cuma bawa penyakit??

Remaja selalu dianggap makhluk bermasalah dan Kisara berusaha menampik persepsi tersebut dengan memberdayakan remaja dan meyakini bahwa remaja punya peran solutif atas permasalahan yang ada. Remaja jangan Cuma dijadikan obyek tapi subyek yang punya peran krusial dalam pemecahan masalah.Keterlibatan remaja dalam proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan remaja harus mulai diperhitungkan. Karena seringkali kebijakan yang diambil tidak memihak pada remaja.Dengan memenuhi hak remaja atas informasi, maka remaja yang teredukasi dengan informasi yang benar dan bertanggung jawab akan memiliki pemahaman yang tepat.  Sehingga dalam decision making remaja menjadi lebih matang dalam berpikir, memperhitungkan berbagai resiko dan konsekuensi logis dari setiap langkah yang diambil. Remaja baru bisa bertanggung jawab jika kita memenuhi hak-hak remaja.Tingginya kasus HIV di kalangan remaja dan remaja selalu menempati rangking tertinggi yang terinfeksi HIV, merupakan contoh miris dari tidak dipenuhinya hak remaja atas informasi yang benar. Apa jadinya Indonesia jika lebih dari setengah generasi mudanya terinfeksi HIV?  Remaja selalu dipersalahkan dan menjadi korban atas kemiskinan informasi dan terbatasnya akses informasi di negeri ini. Dan untuk itu Kisara hadir menjembatani keterbatasan yang ada, untuk ikut membantu pemerintah membentuk Remaja bertanggung jawab. Namun, tetap saja, pemerintahlah yang harus menyediakan akses legal untuk itu. 

Buat kamu remaja yang peduli terhadap sesama dan pengen bangkit dan berdaya, ayo gabung jadi relawan Kisara! Caranya gampang banget, cukup dateng ke sekretariat Kisara di Jl. Gatot Subroto IV No. 6 Gedung PKBI Lantai 3. Atau bisa telpon di hotline 430200. Mari ikut berjuang bersama Kita!

4 Responses to KISARA Bantu Bentuk Remaja Bertanggung Jawab

  1. anton says:

    ollan jegeg. aku ambil ya buat balebengong. thx..

  2. remajabali says:

    @ anton:
    monggo mas anton..

  3. moniq says:

    Stlh sepintas membaca KISARA,saya merasa tertarik utk menjadi relawan KISARA. Bgmn caranya? Saya berdomisili di jakbar.

  4. remajabali says:

    moniq
    bisa bantu kisara dalam mendapatkan akses informasi terbaru tentang remaja dan permasalahanya, yang dapat di bagi di info@kisara.org

    ok!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: