KISARA; 14 Tahun sekarang!

May 13, 2008

Selamat ulang tahun yang ke-14 buat KISARA. 14 Mei 2008 ini KISARA ulang tahun. Usia KISARA masih seusia remaja yang sedang banyak cobaan dan tantangannya. Banyak program telah dilakukan, hampir seratus ribu remaja telah dijangkau dengan edukasi dan pelayanan KISARA. Banyak relawan datang dan pergi, selalu berganti. Banyak juga yang telah sukses, ada yang tinggal di Amerika, Jepang, Australia, hingga ke pedalaman dan pelosok desa. Semoga tetap bisa melanjutkan komitmen KISARA untuk mewujudkan “remaja bertanggung jawab”. Sekali lagi, selamat ulang tahun ya KISARA…

Advertisements

PRESS RELEASE HUT 14 KISARA

May 13, 2008

Ini adalah posting modifikasi dari teks press release ultah KISARA ke-14, didistribusikan saat acara Bedah Buku “Waktu Tuhan” dengan penulis yang masih remaja.

One for Youth; More Creative, Touching the Youth Deeper than Before
Semua Untuk Remaja, di Berbagai Nuansa, Dalam Hut KISARA ke-14

Dalam ulang tahun ke-14, relawan-relawan KISARA kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan sepanjang bulan Mei ini, baik yang dilaksanakan oleh KISARA maupun yang berkolaborasi dengan mitra KISARA. Dengan mengambil tema “ONE FOR YOUTH; MORE CREATIVE, TOUCHING THE YOUTH DEEPER THAN BEFORE”, kali ini KISARA ingin memunculkan berbagai kegiatan yang bervariasi yang semuanya ditujukan menjadi satu buat remaja. Sebenarnya kegiatan sudah diawali dengan serial talkshow dan seminar tanggal 2-5 Mei yang lalu berkolaborasi dengan HUT Hard Rock Hotel Bali, mengemas topik “AIDS Information for Students” melibatkan remaja-remaja dari beberapa sekolah (SMA) di wilayah Kuta. Dengan pembicara dr. Okanegara dari tim senior KISARA, Ellyas Paweloi dan Maurits Pangemanan dari KPA Provinsi Bali.

Tanggal 12 Mei kemarin juga telah berhasil dilaksanakan sebuah “Diskusi Santai” di Aula PKBI Bali, kali ini topiknya adalah “komunikasi seksualitas antara remaja dan orang tua”, yang rencana awal hanya mengundang beberapa remaja sekolah, orang tua dan guru, ternyata menjadi acara yang ramai karena rupanya cukup diminati. Diskusi yang diset dalam suasana talkshow santai ini menampilan Bapak Ketut Sukanata mewakili suara orang tua, Arindie Ayudia sebagai perwakilan remaja mahasiswa dan Putu Ridoi sebagi perwakilan remaja yang masih sekolah di SMA. Berbagai hal menarik muncul dalam diskusi ini, betapa pentingnya komunikasi pada masa-masa krisis di usia remaja perlu diwujudkan, bagaimana orang tua bisa menjadi teman yang disenangi juga oleh remaja dan bagaimana remaja pun harus pandai menyikapi perubahan jaman, tetap menghormati orang tua dan bisa menjadi remaja bertanggung jawab. Read the rest of this entry »